Reviews & Sponsored

Permainan Tradisional Indonesia

 

Permainan apa yang menjadi favorit anak-anak sekarang ini? Pasti banyak anak-anak yang senang main game di smarthphone atau laptopnya. Sering sekali aku lihat anak-anak itu kok pinter banget ya main game, bahkan juga anak-anak yang masih balita lho.

Permainan yang ada di gadget sebenarnya ada nilai positifnya juga, seperti melatih otak, kecepatan motorik tangan, konsentrasi, ketelitian, membuat anak tidak gagap teknologi. Tapi kalau keseringan juga tidak bagus, apalagi kalau sampai lupa waktu saking kecanduannya dengan game. Anak jadi kurang bersosialisasi langsung dengan teman-temannya, kurang gerak (olah tubuh) dan bisa mempengaruhi kesehatan mata.

Zaman aku kecil dulu, permainan yang biasa kumainkan adalah jenis permainan yang banyak menggerakkan badan dan dimainkan bersama teman-teman. Ya, permainan tradisional Indonesia zaman dulu nggak kalah serunya dengan game di gadget zaman sekarang ini. Banyak juga manfaat yang didapat yaitu mempererat persahabatan, bisa bersosialisasi dengan baik dengan lingkungannya, badan menjadi lebih sehat (banyak mengandalkan gerakan tubuh).

Banyak sekali sebenarnya ragam permainan tradisional Indonesia yang unik tapi nyaris terlupakan, ini beberapa diantaranya :

Egrang

 

egrangIni unik nih, tukang posnya pake egrang hihi (Sumber gb : Wikipedia)

 

Egrang terbuat dari batang bambu dengan panjang kurang lebih 2,5 meter. Sekitar 50 cm dari bawah dibuat tempat berpijak kaki yang rata dengan lebar kurang lebih 20 cm. Permainan ini bisa dimainkan dimana saja asalkan di atas tanah. Aturan permainan egrang dapat dibagi menjadi dua yaitu perlombaan lari dan pertandingan untuk saling menjatuhkan dengan cara saling memukulkan kaki-kaki bambu. Dimainkan oleh 2 – 6 orang anak.

 

Galasin/Gobak Sodor

 

Galasin_eSumber gb : gurukelas6sd.blogspot.com

 

Biasanya ada 2 grup/tim dalam permainan ini, dimana masing-masing tim terdiri dari 3 – 5 orang. Inti permainannya adalah menghadang lawan agar tidak bisa lolos melewati garis ke baris terakhir secara bolak-balik dan untuk meraih kemenangan seluruh anggota grup harus secara lengkap melakukan proses bolak-balik dalam area lapangan yang telah ditentukan.

 

Congklak

 

CongklakSumber gb : Wikipedia

 

Permainan congklak dilakukan oleh dua orang. Dalam permainan mereka menggunakan papan yang dinamakan papan congklak dan 98 (14 x 7) buah biji yang dinamakan biji congklak atau buah congklak. Pada papan congklak terdapat 16 buah lobang yang terdiri atas 14 lobang kecil yang saling berhadapan dan 2 lobang besar di kedua sisinya. Dimainkan oleh 2 orang. Permainan ini bermanfaat melatih daya hitung matematika bagi anak-anak.

 

Bekel

 

bola dan biji bekelSumber gb : tokopedia.com

 

Bekel adalah permainan yang sangat diminati oleh anak perempuan. Bisa dimainkan secara individu ataupun bersama-sama. Alat yang diperlukan adalah biji bekel yang biasanya terbuat dari logam (kuningan) dan sebuah bola karet. Cara bermain adalah saat bola dilempar keatas, biji bekel diambil dan bola ditangkap sebelum memantul untuk kedua kalinya di lantai. Terdiri dari beberapa set permainan. Permainan ini bermanfaat untuk melatih ketrampilan tangan.

 

Benteng-bentengan

 

bentengSumber gb : youtube.com

 

Permainan ini terdiri dari 2 tim, masing-masing tim berjumlah 4 – 8 orang. Tim memiliki tujuan menyerang dan menguasai bnteng lawannya dengan menyentuh tiang atau pilar yang telah dipilih  lawan dan meneriakkan kata “benteng”. Kemenangan juga bisa diraih dengan ‘menawan’ seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka.

 

Lompat Tali

 

lompat-taliSumber gb : gpswisataindonesia.blogspot.com

 

Tali yang digunakan adalah tali panjang dari sambungan karet gelang. Jadi karet gelang disambung-sambung sehingga sangat panjang. Pemain paling sedikit 3 orang. Dua orang memegang karet di kanan dan kiri, dan pemain lainnya yang melompati karet gelang. Ketinggian karet berubah-ubah. Saat awal adalah sebatas lutut dan pinggang kemudian semakin tinggi sebatas perut, dada, telinga bahkan sampai seacungan atau hasta pemegang tali. Jika gagal maka pemain tadi akan menggantikan posisi temannya yang memegang tali.

 

Engklek

 

Gambar Permainan Tradisional EngklekSumber gb : permainantradisional1.blogspot.com

 

Peserta permainan ini melompat menggunakan satu kaki disetiap petak-petak yang telah digambar sebelumnya di tanah.Untuk dapat bermain, setiap anak harus berbekal gacuk yang biasanya berupa sebentuk pecahan genting, yang juga disebut kreweng, yang dalam permainan, kreweng ini ditempatkan di salah satu petak yang tergambar di tanah dengan cara dilempar, petak yang ada gacuknya tidak boleh diinjak / ditempati oleh setiap pemain, jadi para pemain harus melompat ke petak berikutnya dengan satu kaki mengelilingi petak-petak yang ada.

 

Itu beberapa permainan tradisional Indonesia yang unik dan seru, sayangnya banyak permainan tradisional Indonesia yang mulai terlupakan dan jarang dimainkan lagi oleh anak-anak. Permainan favorit masa kecilku adalah bermain bekel, duh senangnya kalo sudah main ini. Bola dan biji bekel masih banyak kujumpai di toko mainan, tapi bahannya sudah lain, biji bekelnya nggak sebagus dulu, sekarang banyak yang dari plastik dan agak kasar. Kalo dulu lebih berat dan halus buatannya.

Kalo permainan engklek, dulu biasanya kumainkan bersama teman-teman waktu istirahat di sekolah. Kapan-kapan mau ngajakin anak-anak main engklek deh, kebayang serunyaaaaa *eh tapi apa kakiku masih kuat ya dibuat main engklek? Jangan-jangan malah kram hahaha 😀

Teman-teman suka main apa saat masih kecil dulu? 😀

 

42 Comments

  1. Ayu Widyani August 21, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  2. Lidya August 21, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  3. ipah kholipah August 21, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  4. cheila August 21, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  5. cputriarty August 21, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  6. echaimutenan August 21, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  7. Nia Haryanto August 21, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  8. Ila Rizky August 22, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  9. damarojat August 22, 2015
    • Lianny August 22, 2015
      • damarojat August 23, 2015
        • Lianny August 24, 2015
  10. Winda Carmelita August 22, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  11. turiscantik August 22, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  12. ani August 22, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  13. reni judhanto August 22, 2015
    • Lianny August 22, 2015
  14. HM Zwan August 23, 2015
    • Lianny August 24, 2015
  15. YogoBlog August 23, 2015
    • Lianny August 24, 2015
  16. Noe August 23, 2015
    • Lianny August 24, 2015
  17. Beautyasti1 August 23, 2015
    • Lianny August 24, 2015
  18. Lusi August 24, 2015
    • Lianny August 25, 2015
  19. Jannu August 26, 2015
    • Lianny August 26, 2015
  20. prih August 29, 2015
    • Lianny August 30, 2015

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.