Memulai bisnis online kuliner di era industri 4.0 cukup mudah seiring pesatnya perkembangan teknologi. Fasilitas penunjang pemasaran pun beragam, dari media sosial hingga website. Tapi harus disesuaikan juga dengan bujet yang dimiliki. Bila bujet yang dimiliki terbatas, kita bisa berinvestasi untuk website dengan web hosting terbaik. Selain ekonomis, kita tak harus melakukan setting server ataupun maintenance sendiri.
Media sosial menjadi salah satu solusi marketing online hemat dan mudah, yang bila dikelola dengan tepat akan punya kontribusi bagi bisnis online kuliner yang dimiliki. Hubungkan media sosial ke situs kuliner tersebut untuk mengetahui sumber iklan mana yang benar-benar efektif.
Baca juga: Tips Melawan Rasa Jenuh Saat Ngeblog
Meski terkesan sulit, kita dapat mengukur Return of Investment (ROI) media sosial dengan berbagai cara.
Pentingnya ROI Media Sosial
Dunia marketing online kini semakin kompetitif, para pelaku bisnis bersaing ketat memenangkan hati konsumen melalui media sosial. Hal ini bisa jadi membuat kita harus mengalokasikan anggaran lebih. Maka menganalisis ROI media sosial akan membantu menentukan apakah investasi tersebut bermanfaat atau tidak.
Seperti tiap website dalam web hosting terbaik, ROI media sosial penting bagi bisnis online kuliner, yakni hasil yang diperoleh dari semua tindakan pemasaran melalui jejaring sosial. Hasil tersebut merupakan timbal balik yang akan didapatkan atas semua investasi termasuk uang, sumber daya, dan waktu.
Baca juga: Cara Membuat Chat Grup di Instagram
Lantas bagaimana bila analisis menunjukkan hasil yang tidak sesuai atau rendah? Tidak perlu khawatir, ROI media sosial akan mengarahkan kita pada penyempurnaan strategi pemasaran online untuk memenangkan kompetisi pasar.
Cara Mengukur ROI
Setelah menyimpan semua file dalam web hosting terbaik yang kita pilih, langkah selanjutnya yang wajib dilakukan adalah mulai mengukur ROI media sosial. Berikut langkah-langkahnya:
- Tentukan target bisnis dan koneksikan dengan ROI
Tentukan tujuan menggunakan media sosial dalam mencapai target bisnis. Bila targetnya adalah menaikkan conversion rate pada landing page website, maka lakukan monitor berkala terhadap jumlah visitor yang berasal dari media sosial.
Beberapa poin penting media sosial yang membutuhkan monitor berkala antara lain: Sign-ups and conversions, Site traffic, Reach, Leads generated, dan Revenue generated.
- Gunakan perangkat pendukung yang tepat
Untuk mendukung keberhasilan bisnis online kuliner, selain melakukan cek nama domain untuk kepentingan branding website bisnis, dibutuhkan tools yang tepat untuk menghitung ROI yang dapat memberikan data statistik akurat. Berikut ini beberapa tools rekomendasi sebagai pendukung analisis media sosial:
- Kissmetrics, sebuah platform analisis yang melacak dan mengevaluasi perilaku individu dan kelompok individu selama kunjungan mereka ke situs kita, mulai dari kunjungan pertama hingga setiap kali mereka kembali berkunjung.
- Customer Lifetime Value (CLV) Calculator, yang memberikan data perkiraan keuntungan customer selama berhubungan dengan bisnis tersebut. Perangkat ini juga dapat membantu kita membuat CLV bagi masing-masing kelompok pelanggan.
- Google Analytics. GA cukup popular bagi para pemula pengguna web hosting terbaik, tool ini melakukan monitor Signs-ups dari media sosial. Dari sini, kita bisa mengetahui media sosial mana yang berkontribusi pada sebagian besar traffic.
- Salesforce. Sebelum membagikan tautan ke jejaring sosial, tambahkan tracking code dari platform ini, lalu hubungkan dengan aplikasi marketing seperti Marketo. Hasilnya, kita dapat melacak sosial media mana yang efektif menciptakan penjualan.
- RJ Metrics ‘Cloud BI, yakni tool pengukur ROI media sosial yang menghitung CLV secara otomatis dan akurat, serta menjabarkan detailnya untuk menunjukkan jejaring sosial mana yang mendatangkan customer terbanyak.
- Kalkulasi ROI
Pantau langsung kinerja media sosial, bila perlu buatlah template laporan analisis berisi data-data yang sudah terkumpul. Pastikan hal ini dilakukan secara berkala dan up-to-date karena siklus data yang datang dari jejaring sosial cenderung singkat dan diperbarui setiap detik.
- Strategi Pengembangan
Salah satu strategi yang bisa diandalkan untuk mengembangkan website adalah menggunakan web hosting terbaik. Nah, setelah mengetahui apa saja elemen media sosial yang mendatangkan manfaat bagi website tadi, langkah selanjutnya adalah menyusun strategi pengembangan. Formula cara menghitung ROI media sosial adalah (Return–Investment)/Investment. Di bawah ini dua elemen utama yang dihitung:
- Total investasi finansial pada sosial media yang kita gunakan
- Anggaran biaya untuk target yang hendak kita capai melalui jejaring sosial.
5. Pembagian Laba
Laba atau keuntungan didapat setelah target ditentukan, seperti menambah followers, download Ebook (pdf), Sign up newsletter, durasi kunjungan landing page, durasi menonton Video, ataupun menaikkan jumlah like, comment, dan share.
Pantau target secara rutin, kemudian tentukan nilai finansialnya. Beberapa metode menghitung ROI yang bisa dicoba, antara lain:
- Life time value customer
- Nilai finansial kunjungan
- Nilai rata-rata hasil penjualan
- Biaya PPC atau pay per click
Nah, dengan paket ekonomis web hosting terbaik dan trik mengukur ROI media sosial diatas, kita tak perlu ragu untuk berbisnis melalui jejaring sosial, karena setiap investasi yang dikeluarkan akan kembali dengan membawa keuntungan.
Sekarang di masa pandemi ini banyak yang memulai bisnis online kuliner, terutama frozen food. Buat teman-teman yang berniat melakukan bisnis online kuliner juga, semangat! Tidak ada salahnya mencoba, siapa tau malah sukses dan makin berkembang ke depannya.



para pengusaha kuliner kudu paham soal ini ya Mbaaa
Soale aku sering denger cerita, banyak (so-called) selebgram yg pasang tarif aduhaiii, tapi ternyata impact-nya kecil bgt.
Kan kasian pengusaha UMKM-nya
Kalau untuk UMKM yang baru merintis, kasihan juga ya mbak kalo tetap diminta harga tinggi.
Memang gak bisa harga disamakan antara brand yang sudah terkenal dengan UMKM yang baru merintis usaha.
media sosial sekarang juga diperhitungkan ya untuk kepentingan bisnis…apalagi untuk website…memilih hosting sangat berpengaruh ke bisnis…
Iya, pemilihan hosting juga harus dipertimbangkan ya.
Aku bener2 ga paham soal web kuliner, tapi disini saya bisa banyak belajar. Banyak sekali yang harus diperhatikan ya…ga bisa asal2an maintanancenya.
Kalau niat berbisnis apalagi online, emang kudu dicek itu ROI-nya. Perlu belajar marketing biar jualan makin laris manis
Betuul, kalau sudah buka bisnis memang harus atur strategi bagaimana supaya jualan laris manis ya.
Bener yaa mbak, penting banget untuk memperhitungkan ROI media sosial untuk bisnis online kuliner gini. Udah sering juga nih lihat teman-teman yang membuat website untuk bisnis kulinernya, salah satunya untuk memudahkan proses pemesanan dan biar gampang kalau ada yang mau lihat katalog lengkapnya.
Iya, aku sendiri juga suka kalau ada websitenya yang memuat produk dan harga secara lengkap.
Bener mbak, jadi lebih nyaman lihat pilihan produknya. Apalagi kalau brandnya tersebut punya macam-macam produk. Rasanya lebih asyik akses lewat website dibanding media sosial.
yup, website dan media sosial bisa saling melengkapi.
Oh yaaa tentu saja di zaman sekarang untuk berbisnis apapun apalagi kuliner, butuh media sosial sebagai salah satu alat penjualannya. Kalau punya website makin bagus lagi sehingga orang2 yang browsing bisa baca dan membelinya. UMKM juga sekarang pada belajar socmed kan.
Iya, jadi lengkap, ada website dan sosmednya.
Aku baru paham kenapa ROI harus diperhatikan dengan matang ketika memulai sebuah bisnis supaya tetap survive
Aku baru tau tentang ROI ini mbak kirain bahas apa ternyata untuk mengukur media sosial ya. Aku pikir blog aja yg bisa diukur ternhata media sosial juga penting ya
Iya, media sosial juga penting 🙂
Wah mbak Lianny jago nih jualannya. Bahkan utnuk urusan penjualan secara online pun harus tau detail ROI nya ya mbak.
haha gak jago mbak. Pengin sih jualan juga, tapi masih belum nemu mau jualan apa, banyak yang harus dipertimbangkan juga sih 🙂
Wah ternyata ada yang harus dilakukan untuk mengukur ROI media sosial, ya. Kalau paham ini tahu banget apa saja target dan apa yang tidak terpenuhi dalam penggunaan media sosialnya ya.
Iya mbak, aku masih harus banyak belajar juga nih ttg media sosial.
saya malah salfok sama foto makanannya mbak 🙂 jadi teringat kasus selebgram yg minta endorse kue hahaha
ooh yang dulu jadi viral itu ya mbak hehe
Waaah…detil sekali untuk menjadi seorang pengusaha yaa, kak…
Ada lagi yang mesti dipelajari selain digital merketing dan kawan-kawannya.
Harus banyak belajar kita ya hehe
Mba Lianny makasih tulisannya. Aku baru tahu betapa penting juga ya untuk bisnis online kuliner. Jadi makin laku dan sukses pastinya ya
Iya, kalau sudah buka bisnis memang harus putar otak bagaimana bisnis jadi maju dan sukses ya mbak 🙂
Medsos, khususnya instagram sudah mulai banyakbdilirik pebisnis, khususnya bisnis kuliner. Makin kesini usaha kuliner melejit pesat, apalagi macam frozen food.. Vatiannya makin banyak banget
Iya nih banyak yang berjualan frozen food sekarang. Bikin lapar mata juga kalo lihat sosmed, pengin cobain ini itu hahaha
Pengusaha apapun bukan kuliner aja rasanya memang perlu web hosting buat wadah marketing. Apalagi di masa pandemi begini. Jualan banyak yg online.
Iya mbak, semua serba online ya.
Umkm sekarang ini memang harus melek teknologi ya seperti mengukur ROI di sosmed yang harus tepat sasaran siapa yang akan menggunakan produknya, btw makasi tipsnya ya mba 🙂
Iya mbak, kita memang harus melek teknologi ya, apalagi kalau menjalankan bisnis online
Cara cerdas melihat potensi bisnis ya mbak, biar kerja keras tertarget, nggak sia2. Teman2ku crafter, bahkan yg ngajari aku pertama kali menjahit, sudah beralih ke kuliner. Akupun disodori peluang catering untuk melengkapi usaha penginapan keluarga besar tapi belum bergerak karena tenagaku terbatas, anak2 gak bisa bantu karena sibuk kuliah dan aku nggak mau melepas craft 100% seperti teman2ku itu.
Iya mbak,anak-anak meskipun di rumah tapi sibuk dengan kuliah onlinenya, tugas-tugas juga banyak 🙂
Bikin website bisnis ga boleh asal ya, harus dimaintain juga supaya kita bisa lihat bagaimana efektivitasnya melalui tools-tools di atas… Jadi kita bisa menilai apakah modal yang kita keluarkan melalui pembuatan website bisnis itu ‘balik’ atau engga
Penginnya balik modal cepet ya mbak, tapi memang banyak proses yang harus dilalui dulu.
Bacaan penting nih untuk mereka yang punya bisnis rumahan, apalagi disaat sekarang ini ya karena hampir semua UMKM harus melakukan strategi menurutku. Karena gak cukup hanya mengandalkan pemasaran di akun-akun medsos ternama (selebgram).
Wah kalau mengandalkan selegram (yg minta fee besar), berapa banyak modal yang harus dikeluarkan ya mbak. Kalau brand yang sudah terkenal pasti gak ada masalah, nah buat para UMKM yang baru merintis, harus banyak-banyak berhitung juga.
Kudu banget nih dipelajari dengan baik Mba Liann
aku saved dulu ah, mau belajar detailnya juga soal ROI biar mendukung bisnis kita aku tapi bisnis craft ig, nggak apa apa ya?
Nggak cuma berlaku untuk bisnis kuliner saja kan, bisnis apapun juga.
Hitungan return of investmentnya lumayan njlimet ya mbaaaa… Aku ga paham huhuhuu… Tapi kalau pengusaha yang menggunakan media sosial dan perangkat-perangkatnya secara lengkap, tentu harus bisa mengkalkulasi semuanya.
Iya mbak, mau gak mau ya, berusaha belajar 😀
Emang yang namanya belajar ga boleh berhenti ya. Apalagi jika memang berniat menekuni sisi online untuk pemasaran. Waahh masih banyak ilmunya yang aku belum mudeng nih mba.
Jaman digital seperti sekarang mwmang harus pandai- pandai yaa mba. Thanks for all the tips & tricksnya
Iya Mama Bo, gak bisa memulai bisnis terus pasrah aja ya 🙂
Kalo buka bisnis online kuliner atau produk lainnya, harus upgrade pengetahuan tentang digital marketing. Termasuk cara mengkampanyekan produknya, atau mengukur ROI ini. Aku malah baru ngerti tentang pentingnya ROI Sosmed bagi usaha online. Tips nya ini semoga bermanfaat bagi mereka yang punya usaha kuliner, mbaak
Yup, pengetahuan digital marketing perlu ya biar produknya bisa berkembang.
di masa seperti ini bisnis makanan online tampaknya menjadi alternatif yang bisa dilakukan oleh masyarakat sehingga masih memperoleh pendapatan. Nah ilmu seperti ROI di media sosial juga sangat penting dipelajari agar bisnis lancar.
Yup, bisnis makanan sekarang yang rame, teman-teman anak sulungku banyak juga yang memulai bisnis makanan online.
hmmm. i dont understand about ROL. Should i read your post again and again because is urgent for me. Thanks for your sharing yah.
Thanks mbak 🙂
Keren. Aku baru pakai Google analytics aja. Itupun belum pinter banget bacanya. Kalo kerja di agensi sih harus paham ya.
Aku juga lebih sering Google Analytic
Aku sangat percaya kekuatan sosial mwdia emang mantul banget. Website dibuat untuk penungkan produk
Biar makin lengkap ya mbak, sosmed dan website 🙂
buat bisnis online memang diperlukan platform digital media yang 360, mulai dari website/blog, sosmed, youtube, sampai e-commerce ataupun marketplace
Semuanya memang penting, agar bisnis makin dikenal dan berkembang.
Aku mau terapkan deh mba disini bnyak bnget UMKM tapi Blum melek teknologi gitu kemarin cuma kubuatin web alakadar nya jd blum booming bngt
Buat UMKM, semoga nanti makin berkembang bisnisnya.
Wah ilmu baru nih mbakLi Ilmunya untuk aku. Baru ngeh ternyata ada hitungannya secara detail ya
Mantap nih ilmu ttg ROInya. Btw, aku tiap punya usaha selalu susah menyeimbangkan branding blog n sosmednya. Kalau satunya aktif satunya santuy. Wkwk. Ini gimana caranya spy konsisten ya
Tinggal bikin aktif dua-duanya hehe
Salut sama kak Lianny.
Kayanya belum punya bisnis online kan ya, kak..
Tapi belajarnya uda jauh begini…seneng banget dapat insight baru dari kak Lianny.
Haturnuhun.
Iya, mbak. Anak sulungku malah yang jualan online, sudah mulai sejak SMA 🙂
Makin banyak PR ya Mba untuk pelaku usaha.
Nggak mau dipelajari tapi kok ntar ketinggalan, hehehe semoga pelaku usaha bisa pelanpelan mempelajari termasuk aku heheh. Makasih mba sudah dibagi ilmunya
Semenjak pandemic berlamgsung bisnis kuliner rasanya lagi punya banyak peminatnya yaa, temen temen banyak yg buka bisnis kuliner online hehe
Iya, memang banyak yang buka bisnis kuliner online sekarang
Bener bener ilmu baru buat aku ini mbak. ROI ini aku beneran baru denger. Mau share me temen² penggiat kuliner ah
wah ini yang belum banyak dipahami oleh pelaku bisnis online, karena mereka kadang bikin website buat memajang produknya aja. padahal bisa dikulik lebih dalam ya
Jadi inget zaman kuliah MM, ttg ngitung ROI. Tapi bisnis kuliner dipercaya emang bisnis yg kl dikelola benar akan bertahan lama.
Bagus ini, kebetulan saya memiliki keinginan untuk membuka bisnis kuliner