Personal Reviews & Sponsored

Serba-Serbi Tahun Baru Imlek

 

Serba-Serbi Tahun Baru Imlek

 

Imlek atau Sin Cia yang merupakan tahun baru Cina, sudah tinggal beberapa hari lagi. Banyak toko dan tempat makan memajang dekorasi imlekΒ  yang bernuansa merah, seperti lampion dan pohon hias yang digantungi angpao.

Apa sih yang terlintas kalo ditanya tentang Imlek? Sebagian besar jawabannya adalah warna merah dan angpao. Betul nggak? Pasti yang diingat angpao nya hehe πŸ˜€

 

Berikut sejarah dan mitologi tahun baru Imlek yang dikutip dari Wikipedia :

Sejarah Tahun Baru Imlek

Sebelum Dinasti Qin, tanggal perayaan untuk memulai suatu tahun masih belum jelas. Ada kemungkinan bahwa awal tahun bermula pada bulan 1 semasa Dinasti Xia, bulan 12 semasa Dinasti Shang, dan bulan 11 semasa Dinasti Zhou di China. Bulan kabisat yang dipakai untuk memastikan kalendar Tionghoa sejalan dengan edaran mengelilingi matahari, selalu ditambah setelah bulan 12 sejak Dinasti Shang (menurut catatan tulang ramalan) dan Zhou (menurut Sima Qian). Kaisar pertama China Qin Shi Huang menukar dan menetapkan bahwa tahun Tionghoa berawal di bulan 10 pada 221 SM. Pada 104 SM, Kaisar Wu yang memerintah sewaktu Dinasti Han menetapkan bulan 1 sebagai awal tahun sampai sekarang

 

Mitologi Tahun Baru Imlek

Menurut legenda, dahulu kala, Nian (εΉ΄) adalah seekor raksasa pemakan manusia dari pegunungan (atau dalam ragam hikayat lain, dari bawah laut), yang muncul di akhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternak dan bahkan penduduk desa. Untuk melindungi diri mereka, para penduduk menaruh makanan di depan pintu mereka pada awal tahun. Dipercaya nih, kalau mereka melakukan hal itu, Nian akan memakan makanan yang telah mereka siapkan dan tidak akan menyerang orang atau mencuri ternak dan hasil panen.

Pada suatu waktu, penduduk melihat bahwa Nian lari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah. Penduduk kemudian percaya bahwa Nian takut akan warna merah, sehingga setiap kali tahun baru akan datang, para penduduk akan menggantungkan lentera dan gulungan kertas merah di jendela dan pintu. Mereka juga menggunakan kembang api untuk menakuti Nian. Adat-adat pengusiran Nian ini kemudian berkembang menjadi perayaan Tahun Baru. GuΓ² niΓ‘n (Hanzi tradisional: 過年; bahasa Tionghoa: θΏ‡εΉ΄), yang berarti “menyambut tahun baru”, secara harafiah berarti “mengusir Nian”.

 

Selain itu banyak juga serba-serbi tahun baru Imlek, beberapa diantaranya adalah sebagai berikut:

Warna Merah

Tahun baru Imlek didominasi oleh warna merah. Memang sangat dianjurkan sekali untuk memakai pakaian warna merah karena warna merah dianggap warna yang cerah dan membawa keberuntungan (hoki). Dipercaya pemakainya akan memperoleh masa depan yang terang dan cerah, kehidupan yang baik di tahun baru.

Hujan

Bagi masyarakat Tionghoa, hujan yang turun deras pada hari tahun baru Imlek melambangkan rezeki yang mengalir deras atau melimpah.

Angpao

 

angpao Imlek

Angpaonya sekarang ada yang bergambar Doraemon, Poo dan Hello Kitty. Lucu!

 

Angpao adalah bingkisan dalam amplop merah yang biasanya berisikan sejumlah uang sebagai hadiah menyambut tahun baru Imlek atau perayaan lainnya seperti pernikahan. β€œAng” atau Merah memiliki arti hoki, kebahagian, keberuntungan dan semangat.

Jumlah uang angpao sebaiknya tidak ganjil karena menurut tradisi, jumlah ganjil merupakan angka sial yang harus dihindari saat memberi angpao. Demikian juga dengan angka 4, pelafalan kata 4 (ε››) mirip dengan pelafalan kata mati (ζ­») *bisa didengarkan pengucapannya di Google Translate πŸ˜€ Jadi sebaiknya tidak memberi uang angpao yang mengandung angka 4 seperti Rp 4.000 atau Rp 40.000.

Di dalam tradisi Tionghoa, orang yang wajib dan berhak memberikan angpao biasanya adalah orang yang telah menikah karena dianggap sudah dewasa. Jadi mereka memberi angpao kepada anak kecil atau muda-mudi yang belum menikah.Β Β  Harapan dari pemberian angpaoΒ  adalah agar si penerima angpao bisa mendapatkan keberuntungan dan nasib baik sepanjang tahun baru ini.

Besar kecilnya jumlah uang angpao tentunya tergantung dari kemampuan si pemberi. Yang harus dingat adalah angpao bukan dinilai dari besar kecilnya jumlah uang, melainkan ketulusan hati, doa serta harapan yang diberikan kepada yang menerimanya.

 

Tradisi tahun baru Imlek

Menyapu rumah

Bebersih rumah seperti menyapu dan mengepel dilakukan sebelum hari tahun baru Imlek sebagai simbol untuk membuang semua kesialan sebelum tahun baru tiba. Sedangkan Pada hari tahun baru imlek, pantang untuk bebersih rumah karena ada kepercayaan pada masyarakat daratan Tiongkok zaman dulu, nasib baik dan rezeki akan ikut tersapu bersama dengan sampah-sampah tersebut.

Memotong rambut

Sama halnya pantangan membersihkan rumah, ada juga pantangan untuk memotong rambut di hari tahun baru Imlek karena dikhawatirkan hal ini akan mengakibatkan nasib baik terusir pergi. Jadi jika mau memotong rambut, sebaiknya dilakukan sebelum hari tahun baru Imlek.

Berkumpul dan makan bersama

Seluruh keluarga besar akan berkumpul dan makan bersama pada malam menjelang tahun baru imlek. Hal ini menyiratkan kerukunan dan kebersamaan keluarga.

 

Makanan yang wajib ada saat tahun baru Imlek

Mie panjang

 

Mie panjang

 

Mie panjang ini melambangkan panjang umur. Jadi mie disajikan tanpa dipotong-potong sehingga mie nya tetap panjang.

 

Ayam/Ikan utuh

 

Ikan utuh

 

Ikan melambangkan keberuntungan. Biasanya disajikan dalam keadaan utuh bersama kepala dan ekornya yang menandakan awal dan akhir yang baik di tahun yang baru. Begitu juga ayam disajikan secara utuh, sebagai simbol keutuhan dan kemakmuran yang berlimpah.

 

Kue keranjang

 

kue keranjang

 

Kue keranjang atau nian gao merupakan kue tradisional China yang terbuat dari beras ketan yang hanya dibuat setahun sekali menjelang Imlek dan disajikan saat Imlek. Tekstur yang lengket melambangkan keluarga selalu rukun. Biasanya ditata dalam bentuk bertingkat dengan harapan kehidupan yang baik / kesuksesan akan semakin bertambah tiap tahunnya.

 

Jeruk Mandarin

 

jeruk mandarin

 

Sebisa mungkin jeruknya masih memiliki daun pada tangkainya. Jeruk mandarin yang berwarna kuning keemasan ini menjadi lambang keutuhan, kemakmuran dan kekayaan yang selalu bertumbuh.

 

Kue lapis legit

 

kue lapis legit

 

Melambangkan rezeki yang berlapis-lapis di tahun yang akan datang sehingga dapat merasakan hidup yang lebih manis atau legit.

 

Rebung

 

masakan rebung

 

Rebung atau tunas bambu ini melambangkan semangat yang terus tumbuh dan semakin sukses dalam kehidupan dan kesehatan.

 

Yup, itulah serba-serbi Tahun Baru Imlek. Yang terpenting dalam menyambut tahun baru Imlek sebenarnya bukan dekorasi Imlek yang megah, baju baru, makanan yang melimpah atau pesta yang meriah, melainkan membersihkan hati dan mempersiapkan diri untuk berbuat yang lebih baik lagi di tahun yang baru.

 

Selamat Tahun Baru Imlek bagi teman-teman yang merayakannya.

Β 

 

44 Comments

  1. Rani R Tyas February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  2. Lusi February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  3. Milda Ini February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  4. Agung Rangga February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  5. Een Endah February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  6. Turiscantik February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  7. Ratna Dewi February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  8. Hana Aina February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  9. Choirul Huda February 5, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  10. Heni Puspita February 6, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  11. Dessy Natalia February 6, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  12. prima hapsari February 6, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  13. Indah Nuria savitri February 6, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  14. Lily Widjaja February 6, 2016
    • Lianny February 6, 2016
  15. cumilebay February 8, 2016
    • Lianny February 9, 2016
  16. Lidya February 9, 2016
    • Lianny February 9, 2016
  17. Nia Haryanto February 11, 2016
    • Lianny February 11, 2016
  18. rita dewi February 12, 2016
    • Lianny February 13, 2016
  19. Noe February 13, 2016
    • Lianny February 13, 2016
  20. Latree February 15, 2016
    • Lianny February 15, 2016
  21. Dwi Puspita February 16, 2016
    • Lianny February 16, 2016
  22. Lidya February 22, 2016
    • Lianny February 22, 2016

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.