Fiksi

Prompt #4 : Boneka Untuk Risa

Credit “Ibu! Lihat! Aku bawa boneka untuk Risa!” Ibu tersenyum kemudian berkata, “Lucu sekali. Mudah-mudahan Risa suka. Ibu antar ke kamarnya sekarang?” Bayu mengangguk senang.     “Risa … aku bawa boneka untukmu ..” Bayu menghampiri Risa yang sedang duduk di tempat tidurnya. “Cantik nggak bonekanya?” tangan Risa meraba-raba wajah …
Fiksi

[BeraniCerita #01] Rumah Tua

Awas jangan mendekati rumah tua itu. Angker. Yang berani masuk tidak akan bisa pulang dengan selamat! Tulisan di papan itu terpampang jelas  beberapa meter mendekati  rumah tua. Penduduk selalu berlari saat melintasi rumah tua itu, tanpa menoleh sedikitpun. Ketakutan, kengerian sekaligus ketidak mengertian menyelimuti hati mereka.   – Rumah Tua. …
Tulisan Yang Menang Lomba/GA

Bersama Warung Blogger

Setiap pagi saat aku membuka twitter aku selalu mendapat sapaan yang menyejukkan hati. Suatu sapaan sekaligus sebagai pengingatku saat akan mengawali hari.   “Awalilah harimu dengan syukur, senyum dan doa” …. Itulah sapaan dari Warung Blogger di twitter.  Satu hal lain yang kulihat di Warung Blogger, kebersamaan yang nyata. Kebersamaan yang …
Fiksi

[BeraniCerita #2] Sekali Ini Saja

Taman itu indah sekali. Rumput hijaunya bagai permadani. Bunga-bunga bermekaran menambah cantiknya taman itu. Dee duduk di bangku panjang yang ada dalam taman itu, menghirup udara sejuk di taman sambil membaca sebuah buku.   “Mama ..” Dee mendongak, tersenyum mendapati sosok mungil berdiri di depannya. “Sini sayang, duduk sama mama. …
Fiksi

[BeraniCerita #1] Surat Merah Jambu

Surat merah jambu itu begitu indah warnanya, warna kesayanganku. Tapi itu dulu, tidak sekarang ..  credit Dear Risma, Baru sekarang aku bisa menulis surat ini.  Aku sengaja tidak mengirim kabar agar konsentrasi kuliahku tidak terpecah. Kau tau, aku sekarang sudah menyelesaikan kuliahku di Australia ini. Sebentar lagi aku akan pulang …
Fiksi

Quiz Monday FlashFiction Prompt #1 : Bayi

  Malam itu sunyi. Hujan deras mengguyur bumi. Sesekali cahaya kilat membelah pekatnya langit.Rim masuk ke dalam rumah dan langsung memasuki kamarnya. Meletakkan sesuatu yang dipegangnya di tempat tidur, tanpa menyadari sepasang mata mengintip dan mengamatinya dari celah pintu kamar yang sedikit terbuka. “Mbah Mis!” teriakan Net memecah keheningan di …
Fiksi

Prompt #3 : Telat!

Aku mematut-matut diri di depan kaca. Merapikan hem berwarna hijau cerah yang kubeli kemarin. Setelah merasa cukup puas dengan penampilanku, aku bergegas keluar rumah dan segera menaiki sepeda motor butut yang selalu setia menemani kemanapun aku pergi.   Jalanan hari itu ramai sekali, sudah hampir setengah jam aku terjebak kemacetan. …