Fiksi

[BeraniCerita #01] Rumah Tua

Awas jangan mendekati rumah tua itu. Angker. Yang berani masuk tidak akan bisa pulang dengan selamat!
Tulisan di papan itu terpampang jelas  beberapa meter mendekati  rumah tua. Penduduk selalu berlari saat melintasi rumah tua itu, tanpa menoleh sedikitpun. Ketakutan, kengerian sekaligus ketidak mengertian menyelimuti hati mereka.

 

– Rumah Tua. Tengah Malam. –

 

Credit
Hujan deras masih mengguyur bumi.
Kilat menyambar membelah langit. Sosok tubuh tua mengayunkan benda di tangannya …
“Aahhh!!!”
Sedetik kemudian .. sunyi mencekam, gelap semakin menyelimuti malam.
Sisa-sisa darah berceceran di lantai dingin yang membeku.
Tidak ada yang boleh mengejek dan menyakiti putriku tersayang. Siapapun itu! Tidak akan kubiarkan! Tidak akan kubiarkan!!!
Sosok tubuh tua itu tertawa. Tawanya melengking menggema di rumah tua itu. Sinis. Garang. Terluka.
Sementara itu …. di ruang kecil dalam rumah tua, sosok tubuh wanita terlentang di tempat tidurnya. Berselimut dingin dan kesunyian. Tatapan hampanya menerobos langit-langit kamar.  Wajah wanita itu begitu menyeramkan. Rusak. Tak berbentuk. Jumlah kata : 149

One Response

  1. Nathalia Diana Pitaloka March 5, 2013

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.