Fiksi

Prompt #26 : Pak Tua

Photo koleksi pribadi RinRin Indrianie

 

Aku mengenalnya, bahkan sangat mengenalnya. Si lelaki tua yang masih saja bekerja sebagai  tukang becak di usia senjanya. Aku dapat melihat dengan jelas kerutan di wajah tuanya yang penuh dengan cerita kehidupan yang mengiringi hari-harinya. Meski begitu wajah keriput itu selalu menyapaku dengan senyum ramah, senyum yang tak lagi bisa kutemukan mulai seminggu yang lalu.

Aku mengenalnya, bahkan sangat mengenalnya. Si lelaki tua sudah menjadi sahabatku sejak  bertahun-tahun lalu. Aku sudah ingat semua kebiasaannya setiap hari, bahkan kebiasaan barunya sejak seminggu ini.

Pagi ini seperti biasanya, si lelaki tua menghentikan langkahnya di depan sebuah gedung tua yang rupanya sudah tak terpakai lagi. Dikeluarkannya selembar koran, dibukanya dengan tangan gemetar dan sesaat kemudian mata tuanya meneliti setiap baris demi baris berita yang tertera di koran itu.

Ah, sungguh trenyuh aku melihat tubuhnya yang begitu kurus, terlihat tulang-tulangnya yang menonjol membalut tubuh rentanya. Aku ingin memeluknya, sekedar memberikan semangat kepadanya, tapi yang bisa kulakukan hanya diam membisu.

 

“Pak..” sebuah suara menyapa si lelaki tua.

“Setiap pagi saat saya lewat jalanan ini, saya selalu melihat Bapak serius sekali membaca koran. Berita apa sih yang Bapak cari?” seorang pemuda menyapa si lelaki tua tadi.

“Berita tentang putriku. Sudah seminggu yang lalu dia menghilang.”

“Bapak sudah lapor ke polisi?”

“Sudah, tapi masih belum ada kabar lagi sampai sekarang, padahal sudah seminggu.”

“Sabar, Pak. Saya turut berdoa semoga anak Bapak segera ketemu.”

Pemuda tadi kemudian pamit dan melanjutkan perjalanannya, meninggalkan si lelaki tua yang kini kembali terpekur.

 

Si lelaki tua memandangku dengan mata tuanya yang berkaca-kaca, dibetulkannya letak topi hitam di kepalanya, kemudian berdiri. Perlahan dia meraihku yang sedari tadi terdiam di dekat kakinya, lalu dia meletakkanku di punggungnya. Lelaki tua itu melanjutkan langkahnya, dengan sebuah harapan semoga ada berita tentang putrinya yang hilang di koran esok pagi…

Ah, semoga aku bisa melihat si lelaki tua itu tersenyum kembali …

 

word : 297

 

21 Comments

  1. aprie September 18, 2013
    • Lianny September 19, 2013
  2. jampang September 18, 2013
    • Lianny September 19, 2013
  3. Orin September 18, 2013
    • Lianny September 19, 2013
  4. EDI - aura ide September 19, 2013
  5. riga September 19, 2013
    • Lianny September 19, 2013
  6. ronal September 19, 2013
    • Lianny September 21, 2013
  7. eksak September 20, 2013
    • Lianny September 21, 2013
  8. sri sugiarti September 21, 2013
    • Lianny September 24, 2013
  9. Istiadzah September 23, 2013
    • Lianny September 24, 2013
  10. latree September 24, 2013
    • Lianny September 24, 2013
  11. gina December 7, 2013
    • Lianny December 8, 2013

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.